Selasa, 28 Maret 2017

e-Pangan



e-Pangan merupakan aplikasi yang mampu memberikan solusi bagi para petani dalam mengelola pertaniannya. Dalam aplikasi ini para pemodal dan petani akan dikoordinir. para petani dapat mengelola pertaniaanya dengan modal yang telah diberikan. begitu juga para pemodal dapat melihat hasil pertanian melalui aplikasi e-Pangan. jika musim panen tiba, hasil penjualan akan dibagi antara pemodal, petani dan tim support dengan pembagian yang sama-sama menguntungkan.

e-Pangan juga, memfasilitasi pihak pemerintahan khususnya kementerian pertanian beserta jajarannya untuk mengontrol pertanian yang dikelola yang terdaftar di aplikasi e-Pangan. Dalam hal ini e-Pangan juga memfasilitasi para penyuluh untuk bertemu dengan para petani dalam rangka memberikan pelatihan-pelatihan. Masalah tempat dan waktu akan difasilitasi oleh tim dari e-Pangan.

Hasil panen nantinya akan langsung dijual secara online melalui aplikasi e-Pangan. Hasil panen akan dikemas dengan baik dan rapi, dan dijual baik didalam negeri maupun luar negeri. jadi tidak ada proses tawar menawar lagi karena sudah tercantum harga di dalam aplikasi tersebut. penjualan secara langsung ke pasar akan dilakukan oleh tim e-Pangan, jadi tidak lagi melewati pengumpul (tengkulak).

Ide e-Pangan didapat dari masalah-masalah pertanian di indonesia, setidaknya ada 5 masalah pokok yaitu infrastruktur, penyediaan benih, penyediaan pupuk, tenaga kerja, dan kurang optimalnya penyluhan bagi petani. Dengan aplikasi e-Pangan setidaknya mengurangi permasalahan-permasalahan pertanian di Indonesia.

kita ketahui bahwa 40% warga Indonesia bekerja di pedesaan, dan identik bekerja di sektor pertanian. Hampir setiap tahunnya ada sebagian petani yang beralih profesi, hal ini sangat disayangkan. semoga dengan  adanya aplikasi e-Pangan, banyak  anak muda yang menganggur bekerja di sektor pertanian, Karena aplikasi e-Pangan memotong mata rantai distribusi hasil panen. sehingga diharapkan standar harga akan tetap dan meningkatkan penghasilan para petani.

Senin, 27 Maret 2017

MEMBANGUN STARTUP UNTUK MEMECAHKAN MASALAH


Startup adalah bisnis yang baru berkembang dan cenderung bergerak di bidang teknologi. Sebuah startup biasanya memiliki karyawan yang berjumlah sedikit. Meskipun jumlahnya sedikit, sebuah startup cenderung lebih cepat berkembang daripada usaha-usaha kecil menengah.

Perkembangan startup berawal dari sebuah ide, yang diangkat dari masalah-masalah yang terjadi,  baik di masyarakat maupun pemerintahan. Dari masalah tersebut, muncullah solusi yang dapat meringankan,  bahkan menyelesaikan masalah tersebut. Setelah menemukan masalah dan solusinya, kita juga harus mengidentifikasi dampak yang ditimbulkan dari startup yang kita bangun nantinya. Ketiga hal itu sangat memengaruhi tumbuh dan berkembangnya sebuah startup.

Sebuah startup yang baik adalah startup yang mampu memecahkan masalah. Satu contoh startup lokal yang mampu menyelesaikan masalah kemacetan di ibu kota jakarta yaitu Go-jek, berangkat dari masalah kemacetan, ia mampu menemukan ide membuat platform bisnis ojek online dan masih banyak contoh lainnya. Namun ada satu hal  yang penting setelah menemukan ide adalah eksekusi, dalam mengeksekusi sebuah ide, kita harus selalu semangat dan optimis, lakukan saja, buat prototipe seperti halnya yang dilakukan Nadiem Makarim CEO GO-JEK. 

Startup adalah tentang pola-pikir. Bagaimana sebuah pola pikir menjadi komitmen. Membangun startup bukan semacam cita-cita yang ketika sudah tercapai maka berhenti. Startup adalah tentang improvisasi, yang artinya ketika sebuah produk sudah jadi, bukan berarti usaha kita sebagai founder berhenti. Justru pada saat produk jadi, saat itulah tantangan kita dalam memulai startup baru dimulai.

Membangun startup adalah sebuah tantangan, kita di tantang untuk menyelesaikan masalah, membantu orang lain. Artinya ada nilai yang berarti untuk kita perjuangkan, prinsipnya adalah untuk membantu. Mulailah berfikir dari apa yang orang lain pikirkan. Jangan selalu berfikir tentang keuntungan, jika anda baru memulai membangun startup. Ingat prinsipnya, percuma kita memiliki ide yang keren jika orang lain tidak membutuhkan.  Seiring berjalan dan berkembangnya startup kita, nanti akan ada model bisnis yang pas untuk dijadikan produk. Biasanya melalui proses ini, sebuah startup akan tetap bertahan dan terus berkembang meski banyak tantangan yang di hadapi.